Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Karena Risiko Timur Tengah, Rencana Stimulus China, dan Data
Tuesday, 18 March 2025 11:23 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak naik tipis pada hari Selasa(18/03), didukung oleh ketidakstabilan di Timur Tengah serta rencana stimulus dan data China, meskipun kekhawatiran pertumbuhan global, tarif AS, dan pembicaraan gencatan senjata Rusia-Ukraina membatasi kenaikan.

Harga minyak berjangka Brent naik 17 sen, atau 0,2%, menjadi $71,24 per barel pada pukul 03.50 GMT, sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 14 sen, atau 0,2%, menjadi $67,72 per barel.

"Bersamaan dengan serangan AS terhadap Houthi di Yaman, beberapa faktor memberikan dukungan bagi pasar," kata analis ING dalam sebuah catatan penelitian.

"China mengumumkan rencana untuk menghidupkan kembali konsumsi, sementara penjualan ritel China dan pertumbuhan investasi aset tetap lebih kuat dari yang diharapkan." Dewan negara, atau kabinet, pada hari Minggu meluncurkan rencana aksi khusus untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri, dengan langkah-langkah seperti meningkatkan pendapatan dan menawarkan subsidi pengasuhan anak.

Pada hari Senin, data ekonomi Tiongkok yang menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan eceran meningkat pada bulan Januari-Februari juga memberi alasan bagi investor untuk optimis, meskipun produksi pabrik turun dan tingkat pengangguran perkotaan mencapai titik tertinggi dalam dua tahun.

Penjualan minyak mentah di Tiongkok, importir minyak mentah terbesar di dunia, naik 2,1% pada bulan Januari dan Februari dari tahun sebelumnya, didukung oleh kilang baru dan perjalanan liburan, data resmi menunjukkan pada hari Senin.

Harga juga mendapat dukungan dari janji Presiden Donald Trump untuk melanjutkan serangan AS terhadap Houthi Yaman kecuali mereka mengakhiri serangan mereka terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Pada konflik Israel-Palestina, serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 200 orang, kata otoritas kesehatan Palestina, karena serangan pada hari Selasa mengakhiri kebuntuan selama berminggu-minggu atas perpanjangan gencatan senjata yang menghentikan pertempuran pada bulan Januari. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS